Tapi seiring perkembangan zaman, game-game baru dengan spec yang tinggi terus bermunculan. dan orang-orang pun berlomba-lomba untuk memainkannya dengan berbagai cara. Ada yang bahkan sampai membeli laptop/komputer yang yang sangat mahal hanya untuk bermain game, Mungkin termasuk saya lagi. Tapi ada beberapa orang juga yang mencoba mejalankan game-game tinggi dengan laptop standar atau di bawah rata-rata tanpa memperdulikan dampaknya.
Tapi sobat tahu nggak kalau bermain game di laptop itu memiliki dampak yang merugikan bagi laptop kita? apa-apa saja dampaknya? langsung saja, Check this out!
Rusaknya sistem pendingin pada laptop akibat PC games.
Pada
laptop atau netbook yang baru dibeli, dimana semua hardware masih
berfungsi normal, mungkin tidak ada gejala laptop crash atau mati akibat
bermain PC games. Namun setelah dipakai untuk beberapa waktu tertentu,
akan ada penurunan kemampuan sistem pendingin pada laptop. Hal ini
karena secara teknis sistem pendingin, seperti kipas, akan mengalami
keausan. Sebelum akhirnya crash atau mati.
Memang
pada penggunaan aplikasi, sejenis PC games, memerlukan “komputasi”
atau kerja hardware yang optimal. Apalagi pada PC games jenis 3D, yang
akan membuat sistem hardware bekerja keras. Hal ini membuat sistem
pendingin bekerja keras pula, yang akibatnya umur atau masa pakainya
semakin pendek, alias cepat rusak.
Biasanya
akan ada tanda awal seperti laptop crash, meskipun laptop masih bisa
dihidupkan lagi. Kalau biasanya sistem pendingin masih mampu
mendinginkan sistem, pada saat tertentu akan aus, dan crash. Maka pada
saat itu anda harus segera mengganti sistem pendingin, sebelum keadaan
menjadi lebih serius, seperti kerusakan sistem atau board pada laptop.
Cara
mengetahui atau memonitor kerja sistem pendingin adalah dengan memasang
program suhu CPU atau chipset. Lebih baik lagi jika bisa memonitor RPM
dari kipas pendingin tersebut. Sehingga ketika terjadi kerusakan pada
sistem pendingin, bisa dicegah kerusakan berlanjut ke sistem atau board
pada laptop.
Rusaknya motherboard pada laptop akibat PC games.
Kegagalan
sistem pendingin akan membuat motherboard pada laptop atau netbook
menjadi panas. Padahal panas atau suhu yang tinggi pada board, akan bisa
membuat board “memuai” atau “molet” atau “bengkok”, yang berakibat bisa
merusak jalur pada board laptop. Sehingga laptop akan mengalami
kerusakan.
Suhu
yang panas juga bisa merusak komponen di board laptop. Seperti komponen
utama laptop, yaitu CPU, dan chipset. Meskipun sistem biasanya akan
“shutdown” secara otomatis, saat sistem mengalami overheating. Namun
overheating pada laptop untuk waktu yang sering atau lama bisa merusak
laptop secara keseluruhan.
Maka
untuk menghindari akibat buruk PC games pada laptop, sistem harus
memiliki program yang memonitor kerja sistem pendingin. Sehingga saat
sistem pendingin sudah mengalami penurunan atau kerusakan akan bisa
segera diketahui dan diganti yang baru. Ini untuk mencegah kerusakan
sistem pada laptop secara keseluruhan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tolong berkomentar dengan kata-kata sopan dan berhubungan dengan artikel yang bersangkutan. Komentar yang mengandung Spam, SARA, dan kata-kata yang kotor akan di hapus atau terjaring oleh spam filter.