Salam, minna-san. sudah begitu lama saya tidak ngepos di blog karena pengaruh kehidupan saya yang terombang-ambing. saya masih remaja, dakara dapat diambil kesimpulan kalau saya sendiri masih labil, ikut-ikutan, dan kekanak-kanakan. mungkin terlihat jelas dari gaya bahasa saya saat ini.
nah, untuk saat ini saya mau minta maaf (salah saya apa?). Soalnya saya baru sadar semalam, saat teman asrama saya membuat ibunya menangis. Subhanallah, saat itu saya melihat diri saya sendiri karena 9 bulan lalu saya melakukan hal yang sama. itulah pengaruh sosialisai masa muda yang tidak baik bagi kehidupan akhirat kita nanti. hanya karena malu dengan persepsi dan pandangan teman, kita menyakiti orang yang paling mencintai kita di dunia ini.
Pernah dengar gak kalau masa muda itu dipenuhi dengan kebusukan dan disaat yang sama juga dipenuhi dengan keindahan. karena disinilah kita mulai memilih hidup seperti apa yang akan kita jalani. Masa muda merupakan masa terindah selama hidup kita, jadi seharusnya kita mengisinya dengan hal-hal indah yang bermanfaat. sejenak mari kita berpikir, untuk apa kita hidup di dunia ini? apa tujuan diciptakan kita? kenapa mesti kita? pertanyaan inilah yang timbul dipikiran saya saat saya masih berusia 14 tahun.
Pernah dengar gak kalau masa muda itu dipenuhi dengan kebusukan dan disaat yang sama juga dipenuhi dengan keindahan. karena disinilah kita mulai memilih hidup seperti apa yang akan kita jalani. Masa muda merupakan masa terindah selama hidup kita, jadi seharusnya kita mengisinya dengan hal-hal indah yang bermanfaat. sejenak mari kita berpikir, untuk apa kita hidup di dunia ini? apa tujuan diciptakan kita? kenapa mesti kita? pertanyaan inilah yang timbul dipikiran saya saat saya masih berusia 14 tahun.
Jika saya tanyakan hal ini pada teman seumuran saya, pasti saya akan ditertawakan, dibilang sok bijaklah, sok dewasa, dan lain sebagainya. Jika ditanya pada orang tua pun, pasti jawabannya tidak jauh berbeda, dan saya akhirnya juga dianggap seperti anak ingusan yang sok dewasa. Intinya, pertanyaan seperti ini hanya waktu yang bisa menjawabnya. Hidup ini merupakan amanah dari tuhan yang maha kuasa, kita diberikan kesempatan untuk menjalaninya, dan akan kita pergunakan seperti apa nantinya. kalian marah nggak jika kalian memberikan sesuatu kepada orang lain, dan orang itu menghina dan menginjak-injaknya di hadapan kalian?, kalau saya sih, yang masih berusia labil ini pasti akan langsung saya ajak berantam di tempat. begitu juga Tuhan kita, Allah SWT. Tetapi untunglah Allah memiliki sifat yang maha sabar dan maha pengampun.
Sebenarnya saat ini saya sedang bimbang, makanya banyak kata-kata saya yang keluar ceplas-ceplos nggak jelas intinya gini. saya hampir menyerah dengan dunia, sosial dan hidup saya sendiri. saya tidak ingin belajar tinggi-tinggi tetapi tidak punya tujuan, dan akhirnya juga kembali ke tempat yang serendah-rendahnya. semua manusia nantinya akan kembali ke liang lahat, jadi apa gunanya wajah tampan, tubuh ideal, harta benda, ilmu dunia dan lain sebagainya. target saya saat ini cuma satu, amal ibadah. dapatkah saya mendapatkan apa yang saya inginkan dengan mengorbankan hal yang saya sebut diatas? sampai saat ini saya masih ragu, karena hidup ini itu untung-untungan. Jadi, jalani saja dengan cara sendiri, tidak perlu ikut-ikutan. dan jangan pedulikan apapun yang orang katakan terhadap hidupmu. karena yang menjalaninya adalah diri kita sendiri bukan orang lain. meskipun hidup kita palsu, penuh dengan kebohongan dan kebusukan, tapi tetap kita yang diberi amanah untuk menjalaninya, bukan orang lain. ya, masa muda itu penuh dengan kebohongan dan kebusukan, apa yang berbeda dengan dunia akan dianggap salah dan menjijikkan, dan tanpa disadari akan dikucilkan.
orang yang menjalani hidupnya dengan kebohongan memiliki Imej yang harus dijaga, sementara orang yang menjalani hidupnya dengan jujur dan nyata tidak akan peduli dengan hal yang semacam itu.
Jadi, bagi kalian yang menjalani masa mudanya dangan hura-hura dan penuh dengan kebusukan dan kesenangan dunia yang busuk ini, pikirkan lagi dengan jalan hidup yang kalian pilih. atau mati saja..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tolong berkomentar dengan kata-kata sopan dan berhubungan dengan artikel yang bersangkutan. Komentar yang mengandung Spam, SARA, dan kata-kata yang kotor akan di hapus atau terjaring oleh spam filter.