Catatan Harian Hikigaya Hachiman 1

Rabu, 08 April 2015

Yahari Ore no Seishun Love Come wa machigatteiru (Kisah Komedi Romantis Masa Mudaku salah seperti dugaan) - Udah pernah nonton Animenya? Well jika anda seorang penyendiri seperti saya maka Anime ini wajib anda tonton. Karena akan memberikan anda pandangan baru terhadap dunia sebagai seorang anti-sosial, Jomblo ataupun Forever Alone.
Tapi maaf, bagi anda yang menjalani masa remaja anda seperti biasanya, maka postingan kali ini akan mengandung hinaan, hujatan dan sindiran terhadap hidup yang anda jalani.. Maka jika anda tidak termasuk orang yang bermasalah dengan kehidupan sosial, JANGAN di Baca!. Khusus bagi para Hikikomori, Anti-Sosial, Otaku, Jomblo dan Forever Alone.. Moga dapat berguna.

Hikigaya Hachiman, Seorang Veteran dalam menghadapi masalah-masalah Sosial. Bisa disebut Dewa Penyendiri, Dewa Jomblo, dan lainnya yang bermakna Ngenes.. Bagi saya, dia adalah tokoh yang mengajari saya sosial lebih banyak dan lebih tepat daripada guru Sosiologi saya sendiri, oleh karena itu, dia adalaha salah satu tokoh favorit saya.. Meskipun hanya fiksi belaka :( Posting saya kali ini akan membahas seputar catatan yang saya kutip dari dia dengan sedikit penyesuaian..

1.  Perempuan memilih melalui wajah

Sudah bertahun-tahun aku menjadi seorang penyendiri. Saat SD, Aku sudah biasa menjadi satu-satunya orang yang tidak mendapat pasangan saat jam pelajaran olahraga, Meski dipaksa pun aku akan menggunakan dua jurus andalanku, "Maaf pak, saya lagi tidak enak badan" atau "Nantinya saya hanya akan merepotkan orang yang berpasangan dengan saya".Sudah lama aku berpegang pada kata-kata ini dan sampai sekarang pun masih terbukti efektif.

Saat SMP aku sudah biasa menghabiskan waktu di tempat terpencil sambil menikmati makananku. Pernah satu kali aku mencoba keluar dari lingkaran ini, dengan mengikuti acara SMS-an, aku mengirim pesan ke salah seorang cewek pada jam makan malam, dan dia membalasnya pagi hari dengan alasan ketiduran.

Cih, Perempuan busuk.

Keesokan harinya, aku mendengar temanku- maksudku seseorang yang sekelas denganku, yang memiliki wajah cukup tampan, saling SMS-an dengan perempuan itu sampai larut malam. Sekali lagi, aku mendecih.

"Perempuan terutama yang masih remaja, itu busuk"

2.  Remaja yang Over-doing itu selalu dihina dari belakang

"Eh, tau gak, sih?!" Teriak seorang cewek dengan berisik. Dia sedang mengobrol dengan semacam geng perempuannya. Cewek lain bertanya dengan penasaran, dan dia menjawab, "Semalem, Hayato ngebales SMS-ku, Lhoo!"
"KYAA! Liat dong! Liat dong!"
Kira-kira begitulah betapa berisiknya cewek di kelasku, di SMA ini. Ya, mereka memang berbeda kelas dengan cewek pirang di belakang sana (Miura), tapi tetap saja mereka berisik.

Mereka sangat berisik, bahkan saat aku mendengar musik menggunakan headset di pagi hari sambil menunggu guru pelajaran datang, suara mereka menembus headset-ku, Bisa kau bayangkan betapa berisiknya mereka?.

Lalu saat aku masuk ke kelas ketika jam pelajaran berakhir, ketika cewek-yang-SMS-nya-dibalas-oleh-Hayato itu tidak ada. Cewek-cewek snggota geng mereka ngegosip begini, "Hee, si Sakiko itu songong banget, sih. Padahal baru satu SMS-nya yang dibales. Cih, Memuakkan.Kenapa kita harus bergaul dengannya?"
"Karena dia itu lumayan pintar, siapa lagi yang bisa kita contek PR-nya kalo bukan dia?"
Dari jauh, dan dalam diam, jauh dipikiranku. aku hanya mampu berkata

"Pertemanan perempuan terkadang jauh lebih busuk daripada persahabatan antar pria"

1 komentar

Tolong berkomentar dengan kata-kata sopan dan berhubungan dengan artikel yang bersangkutan. Komentar yang mengandung Spam, SARA, dan kata-kata yang kotor akan di hapus atau terjaring oleh spam filter.

 

Popular Posts